Sabtu,
10/12/06
.
Abis dari
grha pena,,
Kluar dari
parkiran, kuarahkan kebutan speda motorku ke jlan yang super padat di
sby,,dengan sedikit susah kepayahan ku mengatur jalannya speda motor, liat kiri
kanan, waspada depan belakang, aku pun melaju kencang tinggalkan barisan mobil
mewah dan wah…
Tujuan
kami Cuma pada satu lembaga toelf yang sebenarnya juga sebagai lembaga
konsultan pendidikan luar negri. Sebenarnya, sebelum kami sampai di grha pena
[liat grha pena], kami udah nyampek di lembaga ini, tapi karena eh karena,
kantornya ntu mipir rumah en pintu depannya juga tertutup, ditambah lagi cuman
da satpam yang tampak dari luar, membuat ragu dari kami kembali mencuat,
makanya kami putuskan tuk ke grha pena dlu,,getoohh..
“nah, itu dy
jalannya,,!”kata ku pada rindri,,soalnya tadi kita sempet kebingungan nyari
jlan ini,,
“iya
junk,udah masuk aja”balasnya.
Smakin
mantap kuarahkan laju motorku masuk mnelusuri jalan tersebut, kurang lebih 50
meter, plang nama lembaga toefl tujuan kami yang kedua itupun tampak lagi,,..
“hayyoo,pasti
gak brani lagi,,!”smbil nantang gitu.
Gak
kuhiraukan kata2, langsung aja, ku masuk keperkarangan dalam, en memarkir
mantap di situ.
“siang
mbak..”tegur satpam dengan ramahnya.
“mau
ketemu siapa ya?”Tanya satpam itu.
“ini, mau
konsultasi torlf pak”sambil memberi helmnya padaku.
“oiy,
silahkan mbak”satpam itu mempersilahkan, tuk kemudian kembali berjaga diluar.
Aku pun,
bersiap dengan diriku, merapikan sejenak pakaianku, en tak lupa menarik nafas
dalam2.
“lagi-lagi
aku harus berurusan dengan orang baru lagi, adaptasi lagi dehh”batinku..
“whuuhh”aku
hembuskan tarikan nafasku yang terakhir.
“cepet ta
junk”temen bawel en crewetku mengingatlkatku..
“iye2,
tenang ae”
ku buka
pintu dengan perlahan, trus,,,
jReenG,,!!
Kembali ku
menundukkan perlahan kepalaku disertai dengan senyuman sambil menatap orang2
yang da disitu, bagi orang2 sby, itu merupakan penghormatan, atau sesuatu yang
sopan yang harus kita lakukan pada orang baru.
“silahkan..”
terdengar suara dari bagian paling kiri ku, pas ketika aku dah masuk.
“oh, iya”
jawabku santai penuh gergaji. Grogi maksudnya.
Emang aku
sering bawa gergaji kalu dah ketemu ma orang baru, mngkin karena itu mereka
pada gak betah ma aku x ya,,
But,,she’s
different, konsultan itu begitu mengerti dengan kondisiku, jadi aku bisa
mengendalikan situasi di 10 menit kemuadian,,
“…tujuannya
kuliah di luar apa?”Tanya konsultal itu padaku,,
“ya,,apa
ya,,ya,, seperti orang2 kebanyakan, kerja”jawab ku bingung ketika disodorkan
pertanyaan itu.
“nah kerja
kan
?dapet pekerjaan bagus, gaji gede,
tamatan monash lagi”lanjutnya.
Aku mang
berminat ngelanjutin kuliah di monash university Malaysia tuk tahun pertama,
dan kemuadian coba ambil transfer program buat ngelanjuti di monash university
Australia di tahun ke 2 dan ke 3.makanya aku bela2in nyari kursus toelf buat
masukin persyaratan di monash, kali ja ku bisa masuk tanpa harus melalui
foundation terlebih dahulu.
“…banyak
student kami yang tidak mengetahui mengenai persyratan masuk university di
luar, banyakan dari mereka mngira bahwa dengan mempunyai toelf yang tinggi,
mreka bakal masuk dan ketika sampai di university yang bersangkutan, mereka
bisa tidak melalui tes terlebih dahulu, padahal klu kita liat disini, untuk
sunway saja, disini tertulis persyaratan bahsa inggris, tapi tidak tercantumkan
syratnya itu harus toelf, artinya apa, mereka mempunyai test bahasa inggris,
jadi ini mempengaruhi dengan jumlah subjek yang akan mereka pelajari selama
blajar di pre-university…”konsulta itu menerangkan dengan penuh smangat.
Aku hanya
mendengarkan lebih baik, gak perlu nanya lagi, soalnya, baru aja terbesit suatu
pertanyaan, konsultan tadi langsung ngerti apa yang mau aku utarakan..
“..ngertikan?”tanyanya
pada kami,,
“ngerti
banget koq”jawabku nyantai.
Memang
selama di beri penjelasan, kebingungan langsung menyerangku, bukan karena
penjelasan dari konsultan tadi, tapi karena berbeda informasi yang kudapat dari
konsulta di pekan baru, sama yang di sby. Pa lagi mengenai toelf, juga mengenai
biaya administrasi.
“junk, itu
katanya kamu mau masuk limkok,,limkakwong,,atau apa itu”rindri kebingngan.
“oo,,itu,aku
dah gak minat lagi kesana”jawabku.
“udah,
Tanya aja”desaknya.
“ada
apa”konsultan pun mengerti maksud kami.
“itu mbak,
mengenai limkokwang”smabil menatap konsulta.
“ooh,,limkokwing
maksudnya, kirain apa, Tanya aja, gak usah malu2”jawab konsultan itu.
“mas,
tolong ambilkan brosur limkokwing”perintahnya pada pegwainya.
“oiy”sahutnya
terdengar.
“wes ta
junk, Tanya ae, gpp kok” bisik temenku.
Dalam hati
ku berkata, sapa yang monanyai limkokwing, wong aku dah gak pengen masuk situ
lagi koq…uuhh,gerem juga neh, jadi malu tau,,diliatin pegawainya, yang dari
tadi ngliatin kami, maklum cumin kami tamu di hari penutup minggu ini.
“…bachelor
yang ada disini itu udah hons, artinya sarjana penuh, selain itu, kita
diberikan kesempatan magang selama 2 bulan, dan waktu belajarnya hanya selama 3
tahun, ini berbeda dengan di monash university yang juga 3 tahun tapi tidak
hons, berarti kita perlu waktu 10-12 bulan buat bisa hons.kenapa bisa
berbeda?karena ini menyangkut sistim yang ada dalam university tersebut. Klu
limkokwing univ lebih memilih memakai kurikulum dari
uk
, united kingdong, sedang monash
memakai kurikulum dari univ induknya di melbroune
Australia
…”jelasnya panjang lebar banget.
“jadi
terserah agung mo milih yang mana, yang jelas bukan maksud saya untuk memfonis
univ ini baik ataw buruk yang jelas, setiap univ tersebut mempunyai plus dan
minusnya, sekarang lebih baik agung konsultasi dulu sama orang tua, jelaskan
kelebihan univ tersebut, juga mengenai biaya, karena yang membiayai kuliah kita
juga orang tua kan..?
“iya,
betul”aku pun mngiyakan untuk kali yang keberapa aku juga lupa.
Aku mang
lebih banyak diam, mendengarkan setiap penjelasan dari konsultan tadi..
Akhirnya
kata pun, setelah tak da yang mau di tanyakan, aku pun pamit mau pulang, tak
lupa buat janji tuk ikut test bahasa inggris yang akan diadakan di
sana
sabtu depan. Berpamitan dengan
semua orang yang ada didalam ruangan tersebut dengan memberikan sebuah
senyuman. Kemudian kluar dari ruangan, menyapa satpam tanda perpisahan mo
pulang.
Sambil
tersenyum dan ketawa,,,ku kembali mengenang pengalaman tadi.
“hahahaha,
padahal maksud kita mo nanyain soal kursus toelf, eh malah konsultsi, tapi gpp,
aku dapat perbandingan juga..”
“haha, iya
ya,yang penting dapet plusnya juga”jwab temenku..
“eh, kita
nyasi konsultan lagi yuk?”tanyaku
“buat apa
lagi junk?yang tadi belum cukup ta?
“yahh,
sekedar dapet brosur, handbook gratis lah,,”jawabku nyantai abis.
“yee, klu
untuk itu, gak mau ah, pulang ae”
“ya
udah…”kembali ku tersenyum, ini pengalaman yang berharga, aku dapat informasi
baru, en kembali berkenalan dengan situasi baru…
ku pacu
motorku menuju kampus tercinta, walau
aku hanya 1 smestar disana, bahkan kemungkinan besar gak ikut uas, sambil mengantarkan
temenku pulang ke kosan temennya yang berada sebelum kampus.
Sebagai
tanda terima kasih, kuajak dia makan, walaup akhirnya cumin nemenin, tapi
disaat mo nyampek di warkit, aku ketemu dengan temen baikku dan nya. Kita makan
bareng di warkit, tapi yang makan koq cumin aku yak?gak tau deh, kali ja mereka
jadi males makan abis liat mukaku..
Dah tu,
kita buat janji tuk tar malam, makan bareng lagi..
[to be
continue..]