iLuvU

May 23rd, 2008 by ajhung

akhirnya speedy saia hidup lagi. yeaa! setelah 4 hari ini mati suri… speedyku, iLuvU !terima kasih udah nemenin saia lewati hari-hari yang mulai berat ini, kita udah jalan-jalan bareng keliling dunia ya, kita udah cerita tentang wanita juga,haha. buat komputer saia, IMU dan ILU dah. imissu and iluvu. terimkasih udah mau dengerin curhatan saia. kalau gak ada komputer ini, gak tau lagi de.. mau dikemanain perasaan terpendam ini.

oiy, hari ini saya mau cerita sama kamu, my lovely komputer ku. "eh, speedy! jangan lupa post ke blog friendster ya!"

"iya pak!"

4 hari berlalu. banyak hal yang terjadi. banyak rumusan perasaan yang terolah. permasalahan yang bertambah. cobaan yang datang dan pergi. rasa senang yang berkuadrat, namun rasa sedih juga ber triple kuadrat, dan semuanya….

oke, tadi malam saia nelpon ibuk saia. saia bilang saya mau berbisnis. saia punya temen yang siap bergabung dengan saia. saia bilang kita akan mulai tahun depan. ini bukan bisnis mata uang yang sedang saya jalanin. ini bisnis nyata yang terlihat buktinya.

respon ibuk saia apa? yudah gak papa. tapi….

nah ini dia ne… tapi jangan dipikirin dulu. sekarang agung fokus ke tujuan agung dalam waktu dekat. itu kata ibuk saia. tujuan agung kan mau masuk kelas unggulan? nah, itu dulu yang dipikirin. yang lain itu nanti saja. nanti setelah masuk kelas unggulan, baru dipikirin lagi bisnis. kan masih lama, setahun lagi.

itu saran ibuk saia. woow. bener juga. saia terlalu mudah terlela dalam banyak hal. itulah kenapa saya suka cerita rencana saya pada ibukk saya. tapi, saya belum cerita pengen ngelamar wanita tuh. haha. nantilah. saya masih muda. terlalu muda dengan wajah om-om. haha.

oke, saya urutkan rencana saya kedepannya. rencana jangka pendek.

1. tembus kelas unggulan trisakti, IP diatas 3 !
2. bisnis mata uang lagi, setelah sebelumnya hancur lebur
3. ikut kelompok enterprenuer, 3 bulan sebelum bisnis nyataku di mulai
4. memulai bisnis nyata, kayaknya bakal mulai dengan franchise dulu
5. pertahankan ip diatas 3,3.

yap. itu rencana beruntun saya untuk 1 tahun kedepan ini. jangka pendek banged. namun itulah tujuan saya. jah! pacarannya mana? temen2 saya sering nanya, pacar lu siapa? gw sering jawab, gak ada yang mao.haha. moga2 gak bener, hehe. sebenarnya alasannya, gw belum punya penghasilan aja. makanya dari sekarang gw mulai mikirin bisnis. gw paksain diri gw. sebenarnya kalu hidup dari penghasilan orang tua. gw udah nyaman. tapi sampai kapan? itu yang selalu gw pikirin. sampai kapan, TUHAN? selagi orang tua mampu. gak ada salahnya gw mulai. pacaran nanti lah, sbenarnya emg gw gak mau pacaran, gw pengen nikah aja. habisnya, pas gw ngelihat orang pacaran, pada pegang sini pegang situ, smsan tiap menit, telpona tiap malam. gw jadi geli sendiri. tar, cuman karena gw gak bisa pegang sini-pegang situ, gak bisa sms tiap bentar, jarang kontak,malah dianggap tak romantis, trus diputusin, gmn? habisnya ada dosa juga sih.masih ada batasannya. jadi, tar ajalah.

gw ambil resiko sebenarnya. tahun depan gw dibeliin mobil sama orang tua. harga mobilnya berkisar 160-180jt. pi setelah gw pikir-pikir. gak usah aja deh. buat apa? beli bensin gmn? walaupun sebenarnya hati ini pengen banged. tapi, buat apa? wanita yang gw suka juga gak disini. gmn caranya pedekate lagi tuh? trus mau jemput siapa? haha. akhirnya, tergugah karena temen gw yang bakal berbisnis bareng gw, dia mau jadiin duid beli mobil nya ntuk berbisnis, gw pu begitu. jadi mungkin modal berkisar 75-100jt aja yang gw mintak.

komputer..jujur, gw pengen banged bisa mulai bisnis ini secepat mungkin. tapi, tak mungkin. gw juga pengen ikut kelas unggulan trisakti. kata ibuk gw. fokus satu-satu dulu agung… iya deh!

sekarang, aktivitas bakal gw habisin buat beli majalah bisnis. cari peluang bisnis atau franchise yang bagus. yap! satu hal kompie, saya siap koq resiko kehilangan modal. hidup ini penuh pilihan dan resiko yapp!

oiy, cerita lagi donk tentang **** ****** itu. mmm, gw kangen benged ni, dia makin manis aja, pengen pedekate lagi nihh. pi…sttss, jangan bilang2 ke dia ya! tar ajalah. moga2 gak ada harimau yang nerkam duluan yac. sumpah, malam kemaren, kangen banged!

trus, gw mo cerita nih. waktu itukan gw ke gelora bung karno, buat liat timnas lawan bayern munich. haha. gw nyasar jauh banged lho kompie! tapi, gw juga heran, gw ikut aja jalan yang nyasar itu…eh, tiba2 udah nyampek aja! haha. Terima Kasih, TUHAN!

eh, ada lagi ding! sore ini gw mau ketemu alvin, temen sma gw dulu di payakumbuh. kita bakal ketemu di blok m. nah, pas gw nyasar kemaren itu, gw nyampek di blok m lho! oo, ternyata TUHAN punya rencananya ya! hihi. temen gw bakal bawa cewek barunya. gw bawa apa? mm, bawa masalah aja de…hahahaha

terus, tugas kuliah bok! aduuww, banyak banged buku tebal yang musti gw baca. TUHAN, tambahlah semangat gw ini….gw pengen IPK diatas 3.3 !

diatas tadi gw nulis rencana jangka pendek gw. sebenarnya ada rencana jangka panjang 5 tahun gw, ada juga rencana jangka panjang 10 tahun. per rencana ada 10 poin. perlu gw tulis disini gak sekarang?

"gak usah pak! waktunya belum tepat!"

oh ya sudah. rencana itu aja dulu.

apalagi ya yang pengen gw ceritain. tadi pas dijalan gw gak sabar pengen cerita ke eluw. eh, mpe disini. koq hilang ya….mmm, tar lah kita sambung lagi ya!

gw mau siap2 ke blok m dulu. yang jelas, pas pulang nanti. pasti macet! tenang aja, motor gw jago banged! hahaha

<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>

(tulisan ini adalah catatan harian gw yang akan selalu
mencatat hal-hal yang dirasa luar biasa, tentunya sebagai penambah semangat gw
dalam meraih impian gw, pemacu semangat ketika kurang termotivasi, ketika ragu
pada visi dan misi, dan ketika rindu pada wanita yang dicintai, serta disaat
saya merasa sepi)

aku gagal, kawan.

May 14th, 2008 by ajhung

Aku akui, aku gagal kali ini. Hasil UTS ku jauh dari memuaskan, hanya bertahan pada rentang 62-75 saja untuk 4 matakuliah, dan 4 matakuliah yang belum keluar hasilnya. Itu diluar matakuliah favoritku, Pengantar Manajemen, yang aku sendiri tidak habis pikir, akan dinilai dengan 54 ! padahal aku begitu yakin dan percaya diri, telah mengisi 95 % soal dengan jawaban yang hampir tepat. prediksiku sebelumnya adalah 80-85 lah. namun, TUhan sedang mengujiku.

Apa aku harus menyalahkan keadaan untuk pembenaran tindakan aku? bahwa selama ujian, aku 2 kali kecelakaan, 3 hari berturut-turut panas tinggi, dan terpaksa pada satu matakuliah aku absen. apakah aku harus menyalahkan keadaan?

TIDAK. aku yakin bukan itu penyebabnya. benar kata temennya, jangan meremehkan matakuliah. yap! aku telah meremehkan mata kuliah. seakan aku benar. Tapi dilapangan, TUHAN menegurku. aku salah, kawan. Selama ini aku fokus pada forex. namun bukan itu penyebabnya. aku sadar. bahwa aku telah meremehkan matakuliah ku. aku salah TUHAN. AkU salah BUkuku, aku salah PENAku. maafkan aku.

Meremehkan disini adalah tidak mengulang mata kuliah dirumah, jarang masuk, apalagi asdos. dan TUHAN menegurku kembali, ternyata absen asdos sudah melebihi batas maximal toleransi. TUHAN., terima kasih atas cobaan ini.

Mungkin inilah cara TUhan menunjukkan salahku. aku menghubungkan pada sikapku yang selalu membelakanginya. Pun tindakan ku yang lainnya.

Lantas? apa yang harus aku lakukan lagi! take action. itu dia. kejar dan kejar. pertahankan kelas unggulan ini.

aku siap. aku siap. aku balas.

inilah teguran keras Tuhanku, disamping musibah 2 kali kecelakaan itu. ini tamparan kerasku. bahwa aku terlalu santai untuk mewujudkan mimpiku. bahwa TUhan sedang melihat seberapa besar keinginanku mewujudkan mimpiku.

aku akan bangun, aku akan berdiri, dan aku akan berlari.
doakan aku kawan. (dan untuk wanita yang aku suka, imissu, aku gagal neh!, mungkin gak ya dia baca tulisan ini y? ah, tak mungkin, dia kan megang komputer sekali seabad…hiks, mimpi kali yeei, imissu lagi lah)

saatnya kita gempur UAS…
merdeka!

<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>

(tulisan ini adalah catatan harian gw yang akan selalu
mencatat hal-hal yang dirasa luar biasa, tentunya sebagai penambah semangat gw
dalam meraih impian gw, pemacu semangat ketika kurang termotivasi, ketika ragu
pada visi dan misi, dan ketika rindu pada wanita yang dicintai, serta disaat
saya merasa sepi)

action!

May 13th, 2008 by ajhung

Kelas unggulan trisakti didepan mata saya. siapkah saya
mengambil peluang ini? Menjadi bagian dari 30 orang mahasiswa dalam satu kelas.
Sementara bahasa pengantarnya adalah bahasa inggris yang notabenenya masih
terlalu sulid ditakludkan oleh saya pribadi.

Tantangan. Itulah yang saya pikirkan. Pilihan. Itulah
realitas hidup. Tujuan. Itulah arah masa depan. saya beranjak dari tempat duduk
saya berdasarkan atas 3 kata itu.

Tantangan

Saya beranggapan, jika saya bisa menaklukan keadaan ini.
Saya berhasil sukses pada tahapan pertama menuju kesuksesan yang saya
bayangkan. Disini saya menjadikan bahasa inggris sebagai indicator. Bahwa saya
harus bisa menggunakan bahasa inggris secara lisan maupun tulisan. Selama ini
bahasa inggris saya hanya pasif. Hal ini disebabkan karena kurang
termotivasinya saya dalam menerapkannya. Lingkungan juga seakan tidak membakar
semangat saya, justru menyiramnya.

Sementara Tuhan memberikan saya :

Pilihan

Apa salahnya jika saya mengambil kesempatan ini dan saya
dipaksa keadaan untuk dapat aktif dalam menerapkannya, dalam
mengkomunikasikannya, dan dalam menuliskannya.

Hidup ini, seperti yang saya yakini, adalah pilihan. Kecuali
jenis kelamin. Saya bisa saja kuliah dengan tenang, tanpa target IP, santai.
Ikut politik kampus atau apalah. Namun, detik saya menulis ini. Saya pastikan
saya tidak ingin seperti itu. Tidak ingin dalam hai ini terlibat dalam
kepengurusan organisasi sekaliber BEM. Yang sebenrnya itu merupaka dunia
kecilnya parpol. Identik dengan politik yang tidak mengenal kawan dan lawan,
yang ada hanya kepentinga. Tidak. Saya tidak ingin telibat, karena dunia saya
tidak disana. Saya tidak nyaman ketika kita hanya bisa berkoar demi kepentingan
pribadi. Bukankah itu yang terjadi dalam era sekarang ini? Munculnya banyak
parpol yang baru menunjukkan, bagi saya, banyak kepentingan yang bermain.
Mustahil jika itu kepentingan untuk rakyat. Kenapa? Saya ada alasannya, namun
bukan pada tulisan ini yap! hehe.

Okelah. Mungkin beban, target, dan rintangan semakin berat. Kenapa?
IP di kelas unggulan ini harus diatas 3! Dan penggunaan bahasa inggris dalam
kegiatan akademik adalah sesuatu yang sudah seharusnya dan semestinya. Namun
saya mempunyai:

Tujuan

Yang membutuhkan keahlian itu. Apa tujuan saya? berkali-kali
saya tulis disini kalau saya ingin kuliah s2 di jurusan bisnis di LONDON
BUSINESS SCHOOL. Pastinya menggunakan English of instruction dalam proses
mengajarnya. Sebelum itu, saya berencana untuk ikut kelas international yang
diadakan trisakti, yang memungkinkan saya untuk mendapatkan 2 gelar sarjana
dari universitas trisakti dan unversitas partner. Tentunya untuk waktu yang
ditentukan saya harus kuliah di luar negri sesuai dengan universitas partner
yang dipilih. Sementara ini pilihan saya jatuh pada INDIANA UNIVERSITY di
AMERIKA. Menurut paman saya yang menghadiri rapat para orang tua/wali
menyangkut kelas unggulan ini, bahwasanya mahasiswa yang diprioritaskan pertama
kali untuk mengikuti program gelar ganda ini adalah mahasiswa kelas unggulan.
Nah lho? Semakin terbukti kan kalu hidup ini pilihan?

Tujuan lain saya diantaranya, saya ingin jadi pengusaha
tentunya. Mengikuti orang tua saya. pun saya ingin menjadi DOSEN, mengikuti
ibuk saya yang seorang guru. Bukan mengikuti sebenarnya, namun hasrat saya
ingin menjadi itu. Dan ada dorongan untuk menjadi itu. Mungkin ini karena
keturunan kali?

Pun saya ingin melamar seorang wanita. Kenapa? Percuma
melamar wanita, atau menjadikan wanita pasangan kita (pacar) jika kita hanya
menompang pada nama besar orang tua! Percuma jika tar ketika menikah, saya
membawa istri saya dengan mobil pemberian orang tua. Percuma, jika rumah saya
hanya pemberian orang tua. Dimana muka saya ini akan di taruh? Saya ingin semuanya
hasil pemikiran, kerja, dan usaha saya. itulah tujuan saya sebelum akhrinya
melamar wanita itu. (semoga dia menerima saya? :D)

Kelas unggulan trisakti ini nantinya akan mencoba
mendapatang dosen luar negri. Dan, kita sebagai mahasiswa salah satu kampus
termahal di Jakarta ini masih diminta sedikit keringanan tangan dalam hal biaya
untuk membayar dosen luar yang per jam nya di hargai 500-800 DOLLAR AS. Namun,
kualitas di sangat di jamin. Karena para dosen ini meminta 15 orang saja per
kelasnya. Wow! Intinya aka nada tambhan 600ribu per semesternya untuk
mendatangkan dosen luar ini.

Ada satu kegiatan yang saya suka dari kelas unggulan ini,
yaitu acara the marketing game, dimana ide acaranya ini berasal dari kelas
unggulan manajemen. Acara ini sendir seperti yang saya saksikan adalah suatu
perlombaan dimana setiap tim peserta diminta menyelesaikan setiap permasalah
yang diberikan dalam bidang bisnis.

Nantinya, jika saya resmi masuk kelas unggulan ini, saya
akan berkuliah di kampus utama trisakti di grogol dilantai 8 gedung hendrawan
sie. Wow. Tinggi sekali.

Saya tidak sabar. Saya tidak sabar untuk mengikuti program
ini. Saya tidak sabar untuk ikut kelas international. Melamar dia. Berbisnis dengan
orang tua. Mendirika perusahaan sendiri. kuliah di jursan bisnis di London. Mengambil
s3 doktoral di amerika. Dan menjadi dosen. Saya tidak sabar. Namun saya sadar
satu hal. PROSES. Saya tidak bisa menjadi agung seperti dulu lagi, yang hanya
malas-malasan, dan bermimpi. Bahwa inilah saatnya saya bertindak mewujudkan
mimpi saya. karena Tuhan memberikan saya Tantangan, pilihan, dan TUjuan yang
harus saya atasi dan laksanakan.

It’s time to action.

 

 

(tulisan ini adalah catatan harian gw yang akan selalu
mencatat hal-hal yang dirasa luar biasa, tentunya sebagai penambah semangat gw
dalam meraih impian gw, pemacu semangat ketika kurang termotivasi, ketika ragu
pada visi dan misi, dan ketika rindu pada wanita yang dicintai, serta disaat
saya merasa sepi)

 

Keluarga ku, luV u ALL.

May 12th, 2008 by ajhung

Ibu

Ibukku sakit. Ya Allah. Sembuhkanlah iya. bahkan untuk berjalan saja, merupakan perkerjaan yang sukar dilakukan. Bahkan tak sadar tadi malam, air mata ku menetes sudah. yang kuinginkan agar dia sembuh, bisa kuliah lagi dan bisa mengajar kembali. terbayang bagaimana dulu, aku di tuntunnya, di gendonnya. berlari, berjalan. kemaren, untuk pertama kalinya, aku melihat susah untuk berjalan. bukannya tidak bisa berjalan, tapi agak ngilu ketika diajak berjalan. walapun begitu, ibuk tetep menemaniku membeli baju, jeans, dan berbagai kebutuhanku (habisnya aku tak bisa memilih sih).

Kemaren aku menemaninya cek darah di bangkinang. prediksi sementara adalah asam urat. Ya Allah. semoga tidak terjadi apa-apa. Aku melihat di kaki sebelah kirinya bengkak. aku gak tau kenapa, tapi kata dokter di payakumbuh. Ini karena keseringan jalan. benar sih. ibukku sering sekali ke payakumbuh, sekali seminggu. selain menjenguk nanda, adikku yang bungsu, jugak untuk menemani ayah yang sibuk melakukan controlling spbu nya disana.

Tuhan. Ibuku adalah satu dari 2 wanita yang paling hebat di muka bumi ini. Ibuk yang paling mengerti aku. yang selalu memberikan saran terbaik buatku. aku salah ketika di surabaya aku lari dari sarannya. namun, sudahlah kini aku songsong masa depan dengan mempertimbangkan saran darinya. wanita yang selalu membuatkanku masakan paling enak di dunia ini. tak ada tandingannya. kemaren ketika aku pulang, aku tak bisa lagi menghitung berapa piring yang sudah aku isi. wanita yang paling sabar. ibuk yang sayang sama anak-anaknya.

aku pernah berselisih sama ibuk. untuk 2-3 hari kita gak saling berbicara. namun aku sadar tidak ada gunanya. dan aku memulai pembicaraan. dan hamdulillah kita dekat lagi.

Tuhan. KEpadamu aku memohon. sembuhkanlah ia. kembalikanlah kesegarannya. Engkau pemilik sumber kesehatan. sisipkanlah sedikit buat ibukku. agar ia bisa mengajar lagi di SMP. Bisa terus kuliah lagi di UNRI. bisa memasak yang enak-enak lagi. agar aku dan ia bisa sama wisuda nanti.

Aku cinta ibukku.

Nanda.

sudah, aku bisa menangis lagi jika menulis tentang kondisi ibuk. ibukku lagi sakit.

kali ini aku berbicara tentang nanda.
adekku nomer 2. orang paling cuek yang pernah aku liat.
kalau ngomongin nilai di sekolah. aku kalah deh. buset. sekarang dia di kelas internasional smansa payakumbuh. nilai rata-ratanya itu 80-85. tapi apa? tak masuk ranking sama sekali. ohh. sementara aku dulu. cuman 70-73 saja itu sudah ranking 9 di kelas. hoho.

gak tau deh. kenapa bisa. padahal kita dulu sama-sama maen gem. tapi koq nilai adekku lebih baik dari ku ya? apa yang salah? mungkin karena aku gak pernah ngulang pelajaran kali yac. atau emang gwnya boloon yap…ah., taulah.

satu hal yang aku sesalkan. adekku ini belum bisa menentukan tujuan dia setelah sekolah. aku tau masih terlalu dini. dia masih kelas 2 sma. tapi, melihat pada pengalaman ku dulu. harusnya di awal mula kelas 3 lah harusnya kita sudah bisa menentukan kemana kita akan melangkah nantinya.

yang aku tahu, dia ingin jadi arsitektur. dan lokasi kampus yang dia inginkan adalah NUS. national university of singapore. alasannya simple. lebih deket ke bangkinang.haha. cuman bukan itu saja. aku lihat dia sudah mempelajari autocad, yang notabene adalah software buat merancang bangunan. oh, aku dulu sempat fasih menggunakan software ini, tapi koq sekarang lupa semuanya ya….ah, aku kalah lagi dengan adekku.

ayah pengen dia ke Teknik Nuklir, ibuk pengen dia jadi dokter, gw sih pengen dia jadi dokter juga. sementara dia lebih minat ke design grafis, tapi itu dulu. kemaren nie gw tanya, dia jawab pengen ke singapur aja ,ambil arstitek.

gw sih, setuju aja. pertama singapur gak terlalu jauh dari indo. bentar doang. kedua, singapur masih ada unsur indonesianyalah. masih banyak mahasiswa indo. kemudian makanan juga gak sulid. rumah makan minang masih banyak disana. :D
cuman, kata adekku, biaya hidup sedikit lebih mahil. dan untuk prodi arsitektur sedikir lebih mahil juga.

aku sih, apapun keputusan adekku, aku terima. mau dia kuliah dimana juga. terserah.,kenapa? kuliah itu bukan urusan masa depanku, kuliah itu gambaran masa depan adekku. aku hanya bisa mengarahkan pada gambaranku, kalu adekku punya gambaran masa depan yang baik menurutnya, aku terima. aku lebih condong agar dia ke UI saja. tapi NUS juga bagus.

lagian, enak juga tar. aku bisa liburan ke singapur kapan saja. hahaha.

melati.

adekku nomer 2.
kuliah di UNAND. university yang telah menolakku.haha. harusnya dia bisa masuk FH Unand melalui jalur spmb. kenapa? karena jumlah poin sebagai syarat masuk ke sejarah dan FH gak jauh beda. aku yakin dia bisa saat itu. namun, karena banyak takutnya, dia ambil sejarah sebagai strategi masuk FH Unand tar. sementara pilihan pertama untuk menjadi ahli obat. gagal.

sudahlah, IP baru beranjak 2.8, butuh 3.0 sebagai syarat pindah ke FH. aku masih terus berdoa, semoga dia bisa. kalu puntidak, dia akan ikut kelas extensi FH 2008. aku melihat dia antusias menggantikan ayahnya sbagai notaris nanti. aku mendukung. daripada sejarah……..

berarti untuk hal ini, kita balance tar. Dia ikut ayahnya masuk FH. dan aku ikut ibukku ambil FE. aduw, kayaknya ibuku bakal lulus duluan neh. soalnya dia cuman butuh 2 tahun lagi untuk jadi SE. iyalah. soalnya dulu dia udah ambil D3 Ekonomi. sementara aku, insyaALLAH, butuh 2,5 tahu lagi…hiks.

nah, nanda kayaknya gak minat sama sekali ke FH dan FE. mungkin ke Arsitek, atau Dokter. tak taulah. terserah dia. yang jelas aku dah ngasih saran.

aku ingin semua anggota keluargaku jadi sarjana tar. ayah sih udah, malah udah s2. kemudia ibuku, aku (pengen sampe s3), melati. dan nanda juga. amin.

melati adekku yang paling enak buat disuruh-suruh. asal ada duid. (haha, dasar matra duidtan). mungkin dia yang paling dikenal orang. soalnya aku kan pemalu, nanda cuek. nah, melati emang gak tau malu. haha.

ayah.
haha. pengalaman nya mpe sama. pas kuliah dia semper mau ke mesir atau arab saudi. pi karena satu dan lain hal. dia gag jadi. semper mau kul juga ke kanada. pi karen satu dan lain hal lagi, gak jadi. akhirnya nerusin hukum di UII dan notaris di UGM.

sudahlah, aku kehabisan kata-kata nieh, kapan-kapan aku sambung lagi. tadinya diawal aku mengetik ini, aku kangen sama mereka. sekarang. sudah tersalurkan.hehe. imiss u all. will we back at year of 1999? when we meet together. it’s nice storie to talk, to rememmber, to discuss. i love u all.

terakhir, istri ku…….

siapa ya?? haha. belum punya jugak. siapa ya yang mau masuk ke dalam keluarga ku?? hmmm…apa kah dia Tuhan? mudah-mudah. amin.:D

nenek ku tercinta.

May 11th, 2008 by ajhung

Menulis lagi. Kemaren saya pulang kampung, melihat nenek ibu dan nenek mama. saya sedikit tersentuh ketika saya berada pada nenek ibu, nenek dari ayah. sudah lama sekali saya tidak melihatnya. maksud saya, melihatnya sehat dan segar waktu dulu.

kondisinya masih sehat. namun, ingatannya itu sudah mulai hilang. detik ini ingatan baru datang, 5 menit lagi hilang. begitulah. tapi ingatan waktu saya kecil, masih ada.
bisa dibayangkan ketika dia melihat saya, "agung? dee….dulu masih kecil, masih di gendong, sekarang udah tinggi ya?" sambil menangis..

padahal terakhir kali ketemu itu setahun yang lalu. saya sedih. kadang kangen juga. waktu saya kecil, nenek ngajarin saya bikin peta. sering main ke bangkinang. terus sering bikin penukuik. (saya gak tau bahasa indonesianya). penukuik itulah makanan yang saya suka. enak banged. melihatnya bikin penukuik, bikin saya ingin cepat makan. biarpun panas-panas. enak banged. inilah penukuik paling enak yang saya rasakan. gag ada tandingannya de! hanya saja, semenjak nenek sakit, tidak pernah lagi saya merasakan nikmatnya. terakhir kali itu waktu saya smp. bahkan hingga detik ini saya menulis, saya masih bisa merasakan penukuiknya itu di lidah saya! gag ada tandingannya.

Nenek saya itu ingin ayah saya agak lama di rumah. soalnya selama ini, ayah cuman 1-2 jam saja di sana. bis tu ninggalin duid. itu saja. saya bisa merasakan, nenek saya itu ingin seluruh anak-anaknya yang mencpai 7 keluarga itu, bisa berkumpul semuanya!

"…sebelum nenek meninggal" katanya lirih

aku tersentuh, untuk sekian detik bagai tahun - tahun berjalan. saya merasakan rindunya ia pada anak-anak. tetapi, bulan itu memang jauh. anak-anaknya tersebar di jawa. hanya 2 anak saja yang masih di payakumbuh.

"baatu dek capek na pai, makan lah wak dulu" klu dak salah bahasa minangnya itu.

"iyo bu, tar wak balik le. kalu sempat yo!" kata ayah saya.

kita pergi, dan terus ke bukittinggi.

hal yang paling saya inged. nenek ibu itu sering menemani saya ngaji.
padahal waktu itu saya males banged. tapi kalu ada orang sih saya semangat! hehe. bis nya nenek banyak muji saya sih. ganteng lah, pintarlah.hahahaha

tapi mau bagaimana lagi, saya gak bisa lama di rumah nenek. kita sekeluarga sih lebih sering menginap di rumah nenek mama dari ibu di pakansalasa.

satu hal, ingin saya menulis cerita ini lebih panjang. namun waktu saya sedang mengerjar. saya akan ke jakarta jam 2.30 hari ini. senin 12 mei 2008.

lain kali saya sambung lagi, bercerita mengenai nenek saya. nenek ibu dan nenek mama saya, yang luar biasa. kalu nenek mama, makanannya itulho, woenak! sama kayak masakan ibuk. tiap nenek, berbeda sikap dan sifat, dan unik tersendiri. saya bangga.

saya ingin melihat nenek ibu yang gak lupa. yang sehat. yang masih bisa kemana-mana lihat cucu-cucunya.

imiss u nek.

<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>

(tulisan ini adalah catatan harian gw yang akan selalu
mencatat hal-hal yang dirasa luar biasa, tentunya sebagai penambah semangat gw
dalam meraih impian gw, pemacu semangat ketika kurang termotivasi, ketika ragu
pada visi dan misi, dan ketika rindu pada wanita yang dicintai, serta disaat
saya merasa sepi)

Taxi, Ayah, Wanita, dan Rencana

May 8th, 2008 by ajhung

Ini cerita saya pada hari rabu, tanggal 8 mei 2008, saya belajar banyak hal dari sini. saya menjadi lebih semngat terhadap tujuan saya. namun, saya masih kangen sama wanita yang bentar lagi mau tamad itu. semoga tidak ada harimau lain yang menerkam, kecuali saya seorang manusia yang memeluknya…(hoho, amin) hari ini dimulai dari taxi, orang tua, bisnis, wanita dan rencana.

Taxi

<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>

Kamis pagi mau ke subuh. Tepetnya pukul 3.50 pagi weibe. Taxi
saya berhenti juga di depan rumah. Cukup deg-deg an juga ketika orang rumah
merasuki pikiran saya hingga menjadi negatip. Emang sih, saya lupa mencatat no
supir taxi nya. Namun, saya yakin pasti dia datang. Bagaimana tidak, saya
janjiin Rp. 150.000 untuk mengantarkan saya ke Bandara International
Soekarno-Hatta. (haha, biar keren, internationalnya di tulis jugak!). orang
mana yang mau menolak duid segitu dalam waktu 1 jam 10 menit perjalanan? Orang rumah
saya, yang terdiri dan om dan tante, selalu mencemaskan, bagaimana kalau tidak
datang, bagaimana kalau begini, begitu..bagaimana? aduuw, belum juga berangkat,
jam 10 malam kala itu, saya menjadi stressy juga.

Satu hal, saya percaya ketika hati saya seolah berkata,
Pasti Datang! Tenang saja Pak!

Jam 12.15 telpon genggam saya berdering, (tumben…), ternyata
dari supir taxi itu. Wah, bener kan? Akhirnya saya tidur mpe jam 3.30! cuman 2
lebih dikit mata ini terpejam… tak apalah…. Saya haru pulang.

Pagi buta dijalan juga membuat supir taxi sedikit cemas. Jalan
tol ke bandara ditutup! Bah, sementara cek in itu harus jam 5 pagi! Waktu tersisa
20 menit lagi. Hoho, saya sih walaupun di bilang sama supir taxi nya kalau kita
bakalan muter-muter dulu, artinya tambah jauh gitu. Namun saya tenang-tenang
saja, hati saya lagi-lagi ngomong, “tenang pak! insyaALLAH” (kali ini tumben
hati saya ngomong ke agama-agamaan, hehe)

Bener saja! 5,10 pagi saya sampai di bandara, dan cek in. inilah
hebatnya kata2 BASMALLAH, dan di akhiri dengan HAMDALLAH, ISTIGFAR.

Oiy, selama di perjalanan, supir taxi saya ini ternyata
orang yang cukup berada sebelum tahun 1998. Usahanya sebagai penyedia tenaga
kerja buat kontraktor, cukup sukses, bahkan mampu membeli mobil sendiri. Pak
Anton namanya. Punya 1 anak ce masih berseragam SMK. Berasal dari kota SOLO.

Merantau ke Jakarta awal 1990. 3 hari di Jakarta, langsung
dapat kerja di sebuah perusahaan yang saya lupa namanya. Yang jelas perusahaan
itu mempunyai strategi direct selling. Kerja pertamanya itu sebagai salesman. Nahm
setelah itu dia naik jabatan. Saya lupa lagi, posisinya. Mencari keberuntungan
lain, dia mandiri. Sebagai penyedia tenaga kerja bagi kontraktor ini. Saya lagi-lagi
lupa istilahnya apa. (maklum, saia dah tuwir). Bisa dibilang cukup sukses.

Namun, tahun 1998 telah melenyapkan hampir semunya harta
miliknya hanya dalam waktu 1 minggu. Dia bilang, sebelum tahun 1998, asset
bisnisnya itu mencapai 98juta. Jumlah yang luar biasa waktu itu. Dengan kusr
dollar rendah. Tahun 1998, telah menghilangkan semuanya. Alhamdullilah, dia
orang paling tegar yang pernah saya lihat. Dia tidak malu ketika menjadi supir
taxi. Sementara temen-temen seangkatannya yang lain, masih stressy, istilahnya
ada juga yang gila! Dia trauma memulai bisnis lamanya, dan kini dia bahagia
menjadi supir taxi. Dia menerima keadaan. Pasrah saja pada yang diatas. Semua orang
punya rezekinya masing-masing. Itu hal yang saya dapatkan pagi buta itu. Tuhan
memang adil. Tuhan tidak akan member cobaan di luar kadar yang kemampuan
hambanya.

Saya tidak bisa menulis seelok novel best seller, atau
seperti penulis cerpen lainnya. Namun, saya ingin membuat satu cerita. Mengenai
diri saya…( narcisnya) walaupun saya tidak punya banyak temen, dikit
pengalaman, namun setiap kegagalan yang saya rasakan, setiap kenikmatan yang
diberikan, setiap kata rindu buat wanita yang suka ucapkan, setiap cobaan yang
saya rasakan. Saya selalu, insyaALLAH, meyakini, ada mutiara setelah itu. Itu  hal yang paling berkualitas yang diberikan
Tuhan.

Bisnis

Saya sampai juga di Bandara Sutan Syarip Kasim II di
Pekanbaru, kota tercinta. Saya di jemput ayah, dan temennya.

Hal yang membuat saya ingin menulis disini adalah mengenai
rencana ayah saya. Dia berencana membuat perusahaan yang bergerak di bidang
perkebunan. Ayah saya beserta 5 orang temennya telah merumuskan bagaimana
gambaran perusahaan ini nantinya. 4500 Ha lahan sawit akan di olah di negri
riau! Saya lupa nama daerah kecilnya. Namun, kata ayah saya, lahan segitu
luasnya telah ada. Ayah saya bahkan telah mengkonfirmasi ke Jakarta perihal
lahan seluas itu. Dan memang ada!

Kemudian, nama perusahaannya, saya cukup terbang ketika ayah
bilang, nama perusaannya itu memasukkan nama saya didalamnya. Ha!? Benarkah? Atau
bercanda? Katanya nama sudah di konsep. PT. AGUNG PUTRA PRATAMA. Busnet,
benarkah? Nama saya ada didalamnya? Saya tahu, agung itu artinya besar!
(orangnya juga ndut) jadi saya mengerti visi perusahaan ini nantinya.hehe.

Tiba-tiba ketika kita sedang antri di Bank Mandiri
pekanbaru, saya saya bilang, nanti di foto kopi KTP agung. “Buat apa?” ayah
saya bilang begini, “ nanti agung dimasukkan dulu jadi anggota direksi”

Bah! Anggota direksi. Keren juga! Hehe. Mungkin belum
menjabat apapun, soalnya gw musti kuliah kan… cuman, hal ini membuat gw semakin
semngat untuk serius di manajemen, dan membaca buku manajemen lainnya. Mana tahu
nantinya, saya bisa diangkat jadi Direktur Utama. Ya kan?? Oiy, kalu pun iya,
saya punya visi misi buat mengarahkan perusahaan ini. Tapi tak usah saya
jabarkan, karena emang belum mampu saya tulis. Hehe.Visi dan Misi nya saya
ambil dari visi misi Perusahaan  saya
nantinya (amienn..), MIZDEAN INTERNATIONAL CORPORATION. Gak papalah bekerja di
Perusahaan orang tua dulu, sebelum bermandiri. Setidaknya saya bisa mengerti
dulu, how to build and manage a company? Dan segala urusan admisnistrasi
lainny.

Cukup bikin dada ini sesak. Ketika ayah saya bilang. Untuk pengurusan
izin, akan meminta duid hingga 11 milyar! Itu dari segi perizinan, belum lagi
dari segi produksi. Kita akan mulai dari bibit paling kecil, terus pembersihan
lahan. Sehingga diprediksi akan panen itu sekitar 4-5 tahun kedepan. Dan itu
akan lebih dari puluhan M, M, dan M. “Apa?! Selama itu? Dan Duid dari mana
ayah??” sementara ayah bilang, dia akan jadi investor mayoritas. Bah, kalaupun
duid Penjualan Pelepasan SPBU tembus. Itupun cuman sampe 3 M bersih. Lah ini? Dari
mana? ayah saya dengan enteng menjawab. Dari lahan itu sendiri. Ayah saya berniat
untuk meminjam ke bank dengan jaminan tanah tempat produksi itu sendiri. Walah2x.
gak habis piker saya. orang hokum emang tau tentang hokum dan
perundang-udangan.  Namun, strategi ayah
saya ini membuat saya ingin belajar lagi.

Ternyata, ketika sampai di rumah, saya dapetin buku2 tentang
Perusahaan Terbatas, dan Cara meminjam di bank! Haha. Emang, ayah saya selalu
menerapkannya. Beda sama saya. tapi saya akan terus belajar. Kalau bisa,
perusahaan saya nanti akan bermitra dengan perusahaan ayah. Ohh, betapa
indahnya kalau kita punya TUJUAN.

Wanita.

Ingat, cerita pertama saya diatas? Hati saya bilang, “Pak,
kejar dulu cita-cita mu, insyaALLAH, tuhan itu mengerti hambanya koq, Tuhan itu
menuruti prasangka hambanya!” bener juga. Namun tetep aja, saya tak bisa
menghilangkan rasa kangen saya tadi malam. Walau hanya sejenak. (imissu). Cukup
beruntung, saya bisa cepat tidur. Hehe.  

Wanita itu (seperti sms dari saia) merupaakan penyemangat
bagi saya. walaupun kita jarang berhubungan lagi. Tidak ada status di antara
kita, kecuali, menurut sms nya, sbagai Sahabat. Btw, masih ada peluang kan buat
melamarnya tar? ( I hope so, :D)

Saya kemaren lihat fotonya dari sumber terpercaya. Semakin manis
saja.. (ohhh…)

Rencana

saya ingin menikah di usia 22-23 tahun. Btw adakah yang mau
menjadi pasangan hidup saia?? Bête nieh, sendirian mulu. Kemana-mana sendiri. Makan,
makan sendiri, minum, minum sendiri. Pokoknys semuanya masih sendiri. Hahahahaha.
Bête juga kadang-kadang. SIapakan wanita itu nantinya ya? Wanita yang bentar
lagi mau lulus itukah? Atawa yang lain? namun, saya berharap yang mau llulus
itu. Karena, hingga detik ini, belum ada wanita cantik yang mampu merubah
perasaan saya. entah, saya bingung dan tak tau kenapa…. (miss u)

Di usia 21-22 saya akan membangun 2 spbu. Dan juga mungkin
mulai membeli sawit 40-200Ha yang siap panen. Tentunya, saya harus sukses dulu
di bursa berjangka. Hati saya ngomong gini, “kamu pasti bisa, insyaALLAH”
(tumbenan pake bawa2 agama ya,hehe, thx GOD)

Nah, setelah itu, saya mantap melamar wanita itu! Di indo
setahun, kemudiaan sekolah bisnis lagi ke London. Bikin relasi yang bagus
disana. Buku cabang lagi buat MIZDEAN INTERNATIONAL CORPORATION nya, karena ini perusahaan
investasi, yang akan membuka cabang di tempat yang dirasa cukup potensial.hoho.

Selagi orang tua masih bisa sebagai guru yang sarat
pengalaman. Saya harus bisa memanfaatkan.

Saya mau bilang, betapa indahnya hidup, ketika anda
mempunyai suatu tujuan. Jangan mau mengikuti arus air. Karena itu hanya akan
mebuat kita menjadi orang kebanyakan.

Saya tidak malu kalu seandainya dari banyaknya rencana saya,
tidak ada yang terwujud. Kenapa? Setiap cerita berakhir, aka nada cerita baru. Kata
temen ayah saya, setiap orang punya rejekinnya masing2. Cobalah berbagai cara,
dan kita akan tahu, dimana jalan rezeki itu berada. Tapi, kalu ngmongin lamaran
yang mau saya tujukan pada wanita yang saya sukai. Moga-moga sesuai rencanalah.
Bête juga nieh, kalu tidur musti sendiriaa..lagi dan lagi. Hehe

Salah satu prinsip saya, mulai dengan BASMALLAH, akhiri
dengan HAMDALLAH, dan ISTIGFAR. Semua ini milikNYA, mintalah padaNYA,
senangilah DIA.

Cukup sekian. Tar di sambung lagi.

(tulisan
ini adalah catatan harian gw yang akan selalu mencatat hal-hal yang dirasa luar
biasa, tentunya sebagai penambah semangat gw dalam meraih impian gw, pemacu
semangat ketika kurang termotivasi, ketika ragu pada visi dan misi, dan ketika
rindu pada wanita yang dicintai, serta disaat saya merasa sepi)

 

 

Kuliah, Wanita, Bisnis.

May 3rd, 2008 by ajhung

&amp;lt;!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:&amp;quot;Cambria Math&amp;quot;;
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:&amp;quot;&amp;quot;;
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:&amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–&amp;gt;

Saya Lemas. Saya sadar beban saya akan semakin berat kedepannya. Peluang untuk ikut UTS susulan kecil sekali. Saya Harap Saya bisa. nah! Kalu tidak bisa? Itu yang bikin saya lemas. Artinya untuk mempertahankan IP 3,3 saja, saya harus dapet A di 8 matakuliah lainnya. Kalau Tidak, 1 A dan 7 B saja, hanya cukup membuat IP saya berada pada posisi 3,04! wah! jalan saya semakin berat saja ini.

Kemudian,
orangtua saya kemungkinan mau datang untuk acara pertemuan orang tua dalam
rangka terpilihnya saya di kelas unggulan trisakti. Saya tidak tau apa saya
benar resmi diterima atau tidak, yang jelas, saya ingin ikut kelas ini. Nah,
untuk kelas ini, IP itu harus diatas 3! Ingat paragraph saya diatas, betapa
jalan menuju kesana semakin berat. TUhan, tolonglah aku. Permudahlah langkahku…

Ok, saya mau
evaluasi diri saya, pertama, IP saya sekarang itu 3,3 saja. Itu saya dapatkan
dengan hampir tidak pernah saya mengulang pelajaran dirumah. Begini, saya hanya
focus di kelas saja. Dirumah, boro-boro. Palingan ngerjain Tugas saja. Itupun untuk
disemester 2 ini, saya rasa tidak ada Tugas yang sedemikian sulid. Hanya saja,
saya sering menunda-nunda tugas, ujung-ujungnya yang kacau juga manajemen diri
saya. Itu kelemahan saya. Saya kurang termotivasi ketika di rumah. Saya sibuk
mengurusi bisnis mata uang saya. Melihat dan mempelajari Teori Teknikal
pergerakan mata uang.

Mungkin buku
text book saya pada cemburu pada buku computer saya. Soalnya di rumah
bener-bener saya cuekin. Sementara itu, saya cukup menyesalkan saya tidak
mempunyai pencatatan yang tertata rapi di semester 2 ini. Semuanya amburadul. Jadinya
ya UTS saya kemaren tidak optimal. Karena apa saya yakin, saya bisa. Semua soal
sudah familiar, karena dikelas kita sudah mempelajarinya. Namun itu, saya tidak
termotivasi buat belajar lebih lanjut di rumah.

Akhirnya saya
berfikir, ini bisa jadi keunggulan saya dan kelemahan saya. Artinya 2 faktor
ini bisa saling menjatuhkan. Saya cukup dibuat stress di malam mau ujian,
karena sumber yang saya catat dulu pada hilang. Catatan saya amburadul. Padahal
saya paham maksud soal, namun perpaduan kata yang keluar itu yang kurang pas. Hal
ini karena saya malas mengulang. Karena ketika mengulangpun, catatan saya pada
hilang entah kemana.

Oke, saya
dapat kesimpulan satu hal. Perbaikin catatan saya di semester 2 setelah UTS
ini. Kita gempur UAS nantinya dengan nilai A. saya rasa, saya tidak bisa jadi
anak yang terus rajin mengulang pelajaran dirumah, membelah buku sedemikian
rupa. Karena itu bukanlah karakter saya. Saya pernah melakukan itu, dan tidak
berhasil juga. Saya rasa, saya lebih pas dengan prisip ini. Manfaatkanlah waktumu
dikelasmu, catatlah hal penting, dan rapikanlah. Itu dia strategi saya untuk
menyongsong UAS depan. saya hanya akan belajar di rumah ketika ada Tugas saja,
selebihnya saya dedikasikan waktu ini untuk perkembangan bisnis mata uang saya.
Tapi dengan satu hal, saya harus merapikan catatan saya, jadi ketika
dibutuhkan, atau ketika kangen mau ngulang (haha, masak sih?) saya dengan mudah
menemukannya.

Apalagi ya?

Saya mau
menulis, selalu, tentang wanita itu. Saya selalu rindu, kangen, atau apalah
perasaan sejenisnya. Saya ingin ketemu, melihatnya, dan memperhatikan
tingkahnya. Lucu sekali tawu. Bikin saya tersenyum. Wanita itu temen saya.
temen baik, bisa di bilang sahabat. Tapi saya suka. Entah bagaimana dia.Hanya
saja, saya ingin melamarnya nanti. Jika Tuhan mengizinkannya. Saya harap Tuhan
benar-benar mengizinkan saya. :D

Oiy, tadi
malam dia lagi lemes tuh. Ah, biasanya, kebiasaan cewek yang susah banged
makan. Padahal makan itu kan enak. Bikin kenyang. Cewek emang susi dimingirti,
atau emang apakah saya yang emang gak pengertian ya? Hahaha. (imissu)

Bisnis.

Orang tua
saya berencana menjual assetnya, spbu yang telah susah payah dibangun di
payakumbuh itupun, kini sedang berada pada kondisi kritis. Bukan karena sepinya
pelanggan. Pelanggannya banyak. Tapi karena pecahnya manajemen internal,
sehingga hanya menjadikan beban keluarga. Seandainya saya sudah tamat sekarang,
niscaya saya yang akan pegang manajemennya, saya akan babat habis sumber
masalah itu. Tapi, apalah daya, kondisi ini benar-benar memuncak. Saya ikhlas,
ketika orang tua minta izin ke saya, oke, gak papa dijual asal dengan satu
syarat, harga nya harus 7 Milyar, tidak kurang tapi boleh lebih. Dan status
terakhir yang saya dapatkan, salah seroang pejabat Payakumbuh, sedang bernego
di harga diatas. Semoga deal lah! 

Saya rasa
harga segitu pantas sekali. Kenapa? Potensinya besar untuk lokasi di payakumbuh
ini. Buat 10 tahun kedepan, lokasi ini sangat menjanjikan. Pemasukan kotor
perhari berkisar 80-100 juta. SPBU ini sudah mulai terkenal di payakumbuh. Bahkan
ada sudah ada pelangga setia. Ayah saya memang menginginkan SPBU yang bersih. Artinya,
tidak ada kecurangan-kecurangan. Tidak ada penipuan. Alhamdulillah citra itu
melekat. Namun sudahlah, kita berbisnis yang lain saja kata ayah saya. toh,
dengan begitu, dikurangin hutang ayah yang mencapai 4 M, yang insyaALLAH akan lunas, Sisanya ayah
saya mau berekspansi ke bidang perkebunan. Sawit khususnya.

Saya sih
setuju saja dengan rencana bisnis ayah saya, kenapa? Permintaan dunia akan
sawit, CPO, akan semakin tinggi sebagai cadangan terhadap minyak bumi, dan Indonesia
merupakan produsen terbesar di dunia. Rencananya sih, orang tua mau beli 40Ha
saja. Lumayan kecil sih, tapi lahan yang dicari adalah yang siap panen. Kalau tidak,
resikonya lebih gede lagi. Mending selisih penjualan 3 M itu didepositokan.

Sedih juga
ketika saya dipaksa sadar bahwa cita-cita saya mengurusi SPBU di payakumbuh ini
selama setahun setamat dari kuliah, kandas. Namun ayah saya menjanjikan, nanti
kita bikin lagi di daerah pekanbaru. Segampang itukah? Itulah ayah saya, pasti
ada jalan. Emang, ayah saya sering menemukan jalannya. Bahkan cenderung
beresiko. Dan tak jarang ceroboh. Saya mewarisi hal ini, hiks.

Saya minta ke
ayah, agar saya dilibatkan lagi dalam proses pembangunan SPBU, kalu seandainya
jadi mau bikin di Pekanbaru, seperti waktu itu, ketika pengurusan SPBU yang di
payakumbuh ini, ayah sampe mengajak saya ke MEDAN, padahal saya baru pindah ke
SMA 1 PAYAKUMBUH. Haha. Libur itu enak! Namun saya banyak memperhatikan
sesuatu. Seperti peraturan dikantor cabang pertamina medan, yang mewajibkan
setiap orang yang berkepentingan untuk memakai sepatu. Otomatis, saya beli sepatu
baru lagi.haha.

Kenangan itu,
waktu SMA, saya sering izin ke bank di jam sekolah, kenapa? Rekening saya
sering di jadikan tempat persinggahan uang pembangunan SPBU, sayangnya besarnya
jumlah yang keluar masuk itu hanya sementara saja. Hari ini transfer, besok,
saya transfer ke rekening lain. begitulah.

SPBU ini
punya banyak kenangan bagi saya, sedikit banyaknya berpengaruh pada proses
penciptaan dan perwujudan cita-cita saya sekarang. Tapi, kini dia akan pergi,
namun saya berjanji, ini hanya sementara, saya akan bangun lagi nanti.
insyaALLAH. Terimakasih Tuhan, saya belajar banyak hal.

Mengenai rencana
orang tua yang akan terlibat dalam perkebunan sawit dulu, sebelum nantinya
membangun SPBU lagi di riau. saya harap bisnis ini bisa dikelola oleh manajemen
yang baik dan bersih. Tidak perlu ada unsur kekeluargaan yang kmpleks. Yang memenuhi
syrat, itu yang akan diterima. Cukuplah kasus kemaren jadi pelajaran bagi saya,
dan semua orang yang terlibat. Bahwa, semua ini milikNYA, dan akan kembali
padaNYA, maka senangkanlan DIA.

(tulisan
ini adalah catatan harian gw yang akan selalu mencatat hal-hal yang dirasa luar
biasa, tentunya sebagai penambah semangat gw dalam meraih impian gw, pemacu
semangat ketika kurang termotivasi, ketika ragu pada visi dan misi, dan ketika
rindu pada wanita yang dicintai, serta disaat saya merasa sepi)

 

 

family day.

May 1st, 2008 by ajhung

sudah seharian penuh saya ada didalam rumah. yap, 1 april 2008, saya habiskan di dalam rumah. saya tidak kemana-mana. saya tidak mau ngubungin siapapun. saya ingin diam. mau pergi, sama siapa? lagian mau kemana? inilah hari libur terjepit di sela-sela minggu ujian dan disela-sela hasil keputusan permohonan UTS susulan saia. jadi saya tidak begitu menikmati.

inilah hari libur keluarga. seharusnya saya berada di tengah-tengah keluarga saya, melupakan semuanya sementara, teman, jakarta, ujian, buku, dll. tapi apa? saya terpengaruh keadaan.

saya ingin berandai-andai,

pertama, seandainya saya berada di tengah keluarga inti saya.

saya akan menghabiskan malam di ruang tengah, nonton tivi bareng keluarga, semuanya ada. terus kita makan malam, masakan ibuk saya enak-enak (makanya gendut), biasanya sambil makan saya nonton juga di ruang keluarga. lebih asik aja. biasanya kalu sudah kayak gini, saya bisa 2x nambah. whoo!

terus menginjak pukul 8 malam, biasanya perut kita udah pada mule gatal lagi. biasanya adek-adek suka jajan. sering kali kita beli jus, atau kalau belum makan, kita suka beli sate. enak banged. kalau saya sudah habis duluan, saya pasti akan melakukan ekspansi. hehe.

paling seneng itu kalu sudah pukul 9.30 malam. yak!empat mata showtime. kita sekeluarga seneng banged nonton acara ini. hingga hari pun kalau kita pulang, kita paling sering ngumpul sambil nonton tukul. ketawa-ketawa gak jelas. haha.

biasanya kalu sudah selesai, semua pada tidur. tapi saya masih tetep di depan tivi. saya suka nonton film layar lebar yang di tivi kan. biasanya kalau sudah malam, filmnya seru-seru semua. sementara yang lain pada tidur, saya kembali ke dapur, makan lagi…!haha.

jam 1 malam itu maksimal saya terjaga, setelah itu saya bermimpi. hihi. dan biasanya jam 5 pagi saya bangun, solad pastinya, dan setelah itu, tidur lagii…hihi. pastinya jam 11 menuju siang, saya baru bangun. setelah badan kepanasan belum mandi.. hiyyai,, gak enak rasanya.

Selama siang, lagi-lagi biasanya adek di kamar, nanda maen gem, saya nonton, ibuk tidur, dan ayah kalu hari libur pergi ke tempat temannya. sementara kalau ada rencana, biasanya kita ke Pekanbaru, jalan-jalan, dan makan-makan, tentunya setlah urusan ayah selesai. tapi seru ya, saya paling suka minta jajan. beli ini beli itu. makan ini makan itu. setelah itu kita ke gramedia. beli buku ini dan itu. itu kalu kita jalan keluar. kalau kita pulang malam setelah urusan di Pekanbaru selesai, kita biasanya makan ikan gurame bakar di satu tempat di Pekanbaru, biasany ayah malah pesen yang lain, ikan apa gitu, tapi bakar juga. jadinya ayah sering telad menunya datang. lah, menu andalan nya ikan gurame, yang lain yang dipersiapin dulu. hihi.

pulang sampe rumah biasanya jam 8-9 malam. habis itu semua pada capek. dan langsung tidur. tapi tidak selalu kayak gitu. soalnya masih ada Tukul’s show! haha. itu acara favorit kita sekeluarga.

haha. menyenangkan berkumpul bersama keluarga. saya selalu menginginkan itu. kembali kemasa lalu, ketika saya masih berseragam putih-biru, masih jadi anak smp. kita semua lengkap kalu dirumah. namun setelah itu, saya ke payakumbuh, dirumah tidak lengkap lagi. sesekali saja kita ngumpul bareng. sekarang di rumah hanya ada ayah ibuk dan karyawan kantor ayah. saya jadi kasihan dengan mereka. pastinya tidak ribut lagi rumah itu. adek saya yang bungsu di smansa payakumbuh, yang cewek nomor 2 di padang, dan saya di jakarta. saya kangen dengan masa-masa itu.

saya berfikir, kapan ya saya bisa tiap hari berkumpul sama keluarga saya lagi. apalagi kalu bulan puasa. hiks. kangen. dulu waktu masih kecil, pas bulan puasa, kita para anak-anak, sering ke mesjid bareng walaupun dengan susah payah ayah-ibuk nyuruh, bahkan mpe marah. kita bikin rumah-rumahan, bikin tenda-tendaan.

saya paling kangen sama ibuk. sama suara nya kalu marah, kalu lagi menasehati saya. saya sering buat salah. itu yang saya tahu. tapi itu dulu. sekarang saya tidak akan pernah, dan tidak akan pernah lagi berbuat durhaka. bagi saya hanya ada 2 wanita terhebat diatas segala-segala wanita di dunia ini, ibu saya, dan wanita yang saya suka, kalau status saya sekarang ini sebagai seorang suami, tentunya yang saya maksud adalah istri. siapa yang lebih penting? keduanya lebih penting, tergantung kondisinya apa.

sekarang, saya sepi. sendiri dalam mencari perwujudan mimpi. tapi ya, resiko saya ini. saya harus bisa. itu saja.

saya kangen sama keluarga saya. ayah, ibuk, adek, nanda. kapan kita bisa ngumpul bareng lagi tiap harinya. maksudnya, kapan masa kecil itu datang lagi. ketika ngumpul bareng, kita gak membahas hal-hal yang berat. cuman candaan ringan.
kangen saya. sumpah.

Kedua, seandainya saya seorang suami.

sudah pasti, inilah hari yang saya tunggu. hari dimana saya tidak memikirkan apa-apa, tidak pekerjaan, tidak relasi bisnis, tidak memikirkan temen, tidak juga memikirkan peluang bisnis. tidak semuany. yang ingin saya pikirkan adalah keluarga saya. maksud saya, keluarga tambahan saya. hehe. ada istri dan anak. whooa!

pastinya malam sebelumnya saya kumpulin semuanya di ruang makan, terus kita membicarakan rencana buat besok. mau liburan kemana. mau ngapain, dan mau beli apa. saya akan bicarakan semuanya pada istri dan anak-anak tentunya.

haha. begitulah seterusnya. saya tidak bisa menuliskannya lebih lanjut. karena hal ini belum terjadi. namun, ini hanya bayangan saya. kira-kira kalu saya sebagai seorng suami, saya kan melakukan itu. berlibur sama istri dan anak-anak. mengunjungi keluarga inti saya. makan-makan diluar. nyanyi-nyanyi gak jelas sama anak-anak. dengerin curhatan anak-anak. terus romantisan sama istri…
Whahahahakhakhak!

itulah 2 kondisi yang saya selalu rindukan.
pada kondisi pertama itu telah terjadi, sementara yang kedua, belum terjadi,hanya khayalan saja. karena saya lagi-lagi kangen sama mereka. sama keluarga inti saya, dan sama wanita yang saya cintai. (whoa! siapakah wanita itu?? tanyalah pada hati yang bergoyang!)

nah, pada kondisi ketiga.
inilah kondisi yang saya rasakan.
saya tidak punya istri, tidak berada di dekat keluarga inti.
apa yang ingin saya lakukan?
saya ingin tidur, tidur, dan tidur.
bermimpi agar saya bersama wanita itu,
bermimpi agar saya dikembalikan kemasa kecil saya,
bermimpi agar saya bisa menghabiskan hari libur ini,
dan memulai lagi aktifitas saya.
kuliah, kuliah, kerja.
dan cepat tamat.
begitulah.

(tulisan
ini adalah catatan harian gw yang akan selalu mencatat hal-hal yang dirasa luar
biasa, tentunya sebagai penambah semangat gw dalam meraih impian gw, pemacu
semangat ketika kurang termotivasi, ketika ragu pada visi dan misi, dan ketika
rindu pada wanita yang dicintai, serta disaat saya merasa sepi)

Ibu Sudarti

April 29th, 2008 by ajhung

Hari penuh pertimbangan. bagaimana tidak? saya diberi satu kondisi yang peluang terjadinya itu kecil. begini, hari ini saya mengajukan permohonan kepada koordinator akademik agar saya diikutsertakan pada ujian susulan. segala perlengkapan yang perlukan, telah saya sertakan. kecuali surat keterangan sakit, karena saya hanya punya surat istirahat dari dokter. sebenarnya tadi malam sudah saya datangin klinik tempat saya berobat, namun dokter yang memerikasa saya tidak ada ditempat, jadilah saya tidak bisa mendapatkan tanda tangannya. sebenarnya kalau mau curang itu bisa, tinggal nego aja sama karyawannya, trus minta tanda tangan palsu, selesai. cuman, apa tindakan itu benar? sama aja kita membohongi fakultas. bagaimanapun, saya punya prinsip, mulai dengan bismillah, akhiri dg alhamdullillah dan istigfar. walaupun emang terkadang suka berbuat nakal. cuman tidak dalam hal ini, karena niat saya emang mau ujian, ujian karena menjalankan perintah TUhan, gw paling inged dosen saya politik saya ngomong, IQRA’, bacalah….artinya belajar itu perintah Tuhan, dan berpahala. jadi untuk tujuan mulia, kenapa disisipi dengan tindakan tercela dan menjatuhkan harga diri. itu hanya kasus kecil saja.

oke, hari ini saya menghadap Ibu Sudarti, sebenarnya surat permohonan ini ingin saya berikan langsung pada Ibu anita, koordinator akademik kampus f, namun baru saja saya sampai di depan kantornya, saya liat pengumuman di dinding kacanya waktu itu, bahwa bagi yang mengurus UTS susulan, harap menemui Ibu Sudarti Lantai 2 F. wah, makin deg-deg an ini. maklum saya belum terbiasa menghadapi orang yang mempunyai jabatan. saya sering beranggapan, orang yang punya jabatan itu, suka sokan, menganggap kita anak kecil saja. cuman, tidak semua sih. untuk Ibu anita, saya tahu dia baik, dan pengertian. untuk kasus saya, sebenarnya diizinkan, cuman ketika kita ada dalam satu institusi, kita harus patuh pada hukum didalamnya, termasuk tidak diperkenankanya mahasiswa ujian susulan kecuali bagi yang dirawat inap. untuk hal lain, itu berdasarkan kebijaksanaan. jadi, kasus saya ini, demam tinggi dan surat istirahat, masih dalam mengharapkan keajaiban…kecil sekali peluang di setujui.

pertama kali tiba diruang yang dituju, saya ketok pintu, setelah berbasa basi pake ucapan selamat siang! saya langsung mencari tahu siapakah yang bernama ibu sudarti. wah, saya beruntung! ibunya itu keibuan, tidak berlanggak sok arif, dia menjalankan tugasnya dengan tenang.cuman terlihat agak letih saja diwajahnya.
ibu itu agak pesimis juga mengenai permohonan ujian susulan saya, cuman omongannya yang tidak menggurui itu membuat saya makin menerima kenyataan. yah,,kalu emang tidak bisa. tidak apa apa. saya siap dengan resiko. toh hidup adalah pilihan.

Ibu sudarti menerima surat permohonan yang telah berhasil saya konsep sendiri pun dengan kata-kata sumbangan dari orang tua..haha. sebelumnya saya kesel kalau orang tua nyuruh ngetik surat permohonan, atau surat-surat yang lain. tapi kalu ini saya ngerti, kalu kemampuan membuat surat formal itu, penting! alhamdullillah saya diberi cobaan seperti sekarang ini, saya bisa paham struktur surat pemberitahuan itu, dan bagaimana seharusnya kata-katanya dirangkai hingga menjadi kereta api yang akan selalu berjalan searah….(halah2x)

Semoga saja, surat saya diterima, pun kalu seandainya tidak. saya terima. pasrah saja pada yang kuasa. toh, saya sudah berusaha dengan sekuat saya. mulai dari mengurus surat dokter yang ternyata dokternya tak ada, menemui bagian perkuliahan, ibu widji, kemudian saya di suruh menemui ibu Anita, dan terakhir saya disuruh menemui ibu Sudarti. semua kenikmatan ini, atas kehendak TUhan, jadi saya semakin terbiasa menghadapi orang lain. Bukannya saya ingin mendirikan perusahaan investadi, toh harus berhubungan dengan banyak orang. saya baru mengerti, kenapa terkadang di tingkat pendidikan sarjana, biokrasinya sedikit dipersulid, tak lain tak bukan, melatih kita untuk terbiasa berhadapan dengan orang-orang yang berdasi. (ngerti kan maksudnya)

apapun hasilnya, sekali lagi, mulai dengan BASMALLAH, akhiri dengan HAMDALLAH dan ISTIGFAR. semua ini miliknya, dan akan kembali padanya. kita hanya sementara. dan kita hanya bisa berusaha, berdoa, dan berserah diri padaNYa.

<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>

(tulisan
ini adalah catatan harian gw yang akan selalu mencatat hal-hal yang dirasa luar
biasa, tentunya sebagai penambah semangat gw dalam meraih impian gw, pemacu
semangat ketika kurang termotivasi, ketika ragu pada visi dan misi, dan ketika
rindu pada wanita yang dicintai, serta disaat saya merasa sepi)

Saya siap terima konsekuensinya.

April 28th, 2008 by ajhung

&lt;!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:&quot;Cambria Math&quot;;
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:&quot;&quot;;
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–&gt;

Saya Kembali menulisi blog ineyy, haha, setelah saya
dirudung cedera (kayak pemain bola aja y?) selama seminggu ini, senin pagi Alhamdulillah
kaki ini mantap membawa saya kembali kekampus menghadapi ujian SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN, oke, review sedikit, saya bisa sekitar 70%, itu menghabiskan sekitar
3halaman dobel folio. Cuman saya heran, kenapa ada mahasiswa laen yang minta
dobel folio tambahan ya? sementara saya
cuman kena 3halaman pas! Ah, lupakan, saya tidak ingin mengingat lebih lama
lagi, tar ketinggalan kereta makan siang lagi…hihi

Cukup sedikit deg-degan juga ketika saya harus menemui Wakil
Koordinator Kampus F, ibu ANITA dikantornya jam 10 pagi ini. Saya masih mencoba
itu permohonan pengajuan kembali ujian susulan terhadap ujian tengah semester
mata kuliah Operations Research saya, dikarenakan saya sakit. Oke, kata dia,
surat istrirahat tidak bisa diterima, dan hanya orang yang di opname, atau
orang yang menderita penyakit Demam Berdarah, typus, cacar, yang mendapat
pengecualian. Namun dalam hal kasus saya, dimana dalam kondisi badan yang panas
tinggi dan pusing di bagian kepala, tentunya dan harusnya bisa, karena tidak
mungkin saya meninggalkan ujian sekaliber UTS hanya untuk sesuatu yang
berleha-leha… ibu Anita juga memaklumi saya, karena dia juga mempunyai anak. Namun
tentunya saya berada dalam satu institusi, dimana saya wajib tunduk pada
ketentuan yang berlaku beserta pengeculiannya. Ibu itu member saya jalan, besok
saya diminta untuk mengajukan surat permohonan orang tua, yang di ajukan ke dia
beserta lampiran KPU (Kartu Peserta Ujian) serta surat keterangan sakit. Menurutnya,
sangat kecil surat permohonan yang nantinya akan dia tujukan keatas ini
mendapat persetujuan, namun tidak ada salahnya di coba.

Artinya, saya juga harus kembali lagi ke klinik tempat saya
berobat, untuk minta surat keterengan sakit, bukan surat istrirahat..wah, saya
masih bingung untuk menghadapi banyak karakter. saya tahu apa yang harus saya katakana
nanti, cuman sikap saya terkadang membatasi saya..mungkin karena saya jarang
berinteraksi dolo dengan banyak orang ya yang berbeda umur yaa…..betapa
meruginya saya.

Alhamdulillah, ini jalan dari NYA, apapun hasilnya, saya
akan coba, kalau disetujui, saya akan serius dan akan saya buktikan bahwa soal
OR yang penuh hitungan itu, akan bisa saya selesaikan dalam waktu 1,5
jam.insyaALLAH. karena menurut teman saya, yang diujikan hanya table simplex,
metode grafik, dan gabungan dari kedua itu saja…wahh..,,,

Namun, tentunya kalu seandainya tidak bisa, artinya di
Transkrip nilai saya, akan di tertulis IN (incomplete), kalau begini, saya
tidak akan ikut perkuliahan lagi, dan tidak akan memikirkan mata kuliah ini
sementara, dan semester depan saya akan ambil lagi. Buat apa coba? Kalu kita
dapet bagus di UAS nantinya, toh cuman dapet IN, artinya 0 (nol) dan sks mata
kuliah ini diperhitungkan.kan tentunya berpengaruh sekali pada ketahanan IP
saya, apalagi saya harus mempertahankan IP saya diatas 3,0 semester ini untuk
masuk kelas unggulan trisakti. Mending saya focus pada 8 mata kuliah lainnya…..

Saya hanya bisa bersyukur pada Tuhan, dikala saya sendiri
tadi menunggu ibu anita datang, ada temen yang mau nungguin saya, wah, dia
kasih tips menghadapi petinggi-petinggi. Sebelumnya saya ketemu dengan ibu
widji (yang menyuruh saya ketemu sama ibu Anita), saya ditemenin saya temen
saya lain. kalau sendirian, tentunya deg-degan nya makin kenceng donk ya…

Apapun hasilnya, saya mulai dengan BASMALLAH, akhiri dengan
HAMDALLAH, dan ISTIGFAR. Hanya kepada ALLAH kita berserah, semua milikNYA, dan
segala yang menjadi milikNYa akan kembali padaNYA, kita hanya bisa berusaha. Artinya,
seperti yang sudah di tekankan oleh ibu Anita, saya harus bisa terima
konsekuensinya sebagai permohonan untuk pertimbangan lainnya…. Maksudnya, gw
harus ikhlas.

Wadoow, saya belum tau format menulis surat permohonan orang
tua lagi, trus…gmn ya?? mm, gampang, konsultasi ma orang tua aja, atau internet
kan gudangnya ilmu. Ada banyak cara untuk meraih impian. Ingat itu!

 

Terima kasih,TUHAN.

 

(tulisan ini adalah catatan harian gw yang akan selalu mencatat
hal-hal yang dirasa luar biasa, tentunya sebagai penambah semangat gw dalam
meraih impian gw, pemacu semangat ketika kurang termotivasi, ketika ragu pada
visi dan misi, dan ketika rindu pada wanita yang dicintai, serta disaat saya
merasa sepi)